Obama ke Borobudur, Air Force One Mendarat di Solo

SOLO – Rencana kunjugan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Candi Borobudur membuat Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Solo sibuk menyiapkan pengamaman.
Sebab, pesawat Kepresidenan AS, Air Force One dijadwalkan melakukan pendaratan di Bandara Adi Soemarmo Solo untuk transit sebelum menuju Magelang.

Spoiler for :
Patung Obama kecil di Menteng

Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto menuturkan, pengamanan yang akan dilakukan hanya di rute sekitar bandara yang masuk kawasan Solo. Sedangkan, mengenai berapa personel yang disiapkan, dia mengaku hal itu berada di bawah koordinasi langsung Polda Jawa Tengah.

Di samping itu, pihaknya juga tetap melaporkan mengenai perkembangan kondisi keamanan di Solo. Mengenai nanti dinyatakan aman atau tidak, penilaian itu dari Washington. “Namun, (penilaian) save atau tidak itu dasarnya laporan intelijen kita,” katanya.

Sejauh ini, lanjut dia, informasi yang telah diterima menyebutkan adanya penolakan terhadap kedatangan Obama dari kelompok-kelompok tertentu. “Itu masih kisaran suara-suara, kita akan dalami lagi. Tidak perlu saya sebutkan siapa, sudah bisa ditebak kalau seorang pemimpin negara sepeti Amerika yang datang, kelompok mana to yang menolak,” ujarnya.

Meski kabar itu masih harus didalami, namun pihaknya tidak mau ambil risiko dengan tidak terlalu memperhatikannya. “Pengamanan kita akan ekstra karena adanya informasi itu. Karena (yang datang) kepala negara, kita akan maksimal dan fokus di rute yang dilalui saja. Tapi, kita tidak sampai memberlakukan siaga, hanya pengamanan biasa,” paparnya.

Tidak diberlakukannya siaga diantaranya karena dipastikan rombongan Obama didampingi oleh tim pengamanan yang sangat ketat. Mereka kan pasti ada secret service-nya, jadi kita nanti hanya di bagian luar mereka saja, ungkapnya.

Dia menerangkan, untuk bandara, pengamanan akan dilakukan oleh Polres Boyolali. Kita hanya rute setelah dari bandara, itupun pendek. Tapi, kita juga belum tahu apakah nanti lewat darat atau pakai helikopter. Sebenarnya yang save itu menggunakan heli seperti ketika kunjungan Bush, terangnya.

Quote:
neh gan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tidak memungkinkan untuk pendaratan pesawat besar jenis Boeing 747, karena run way (landasan pacu) yang ada panjangnya hanya 2.200 meter, sehingga tidak memenuhi syarat untuk pesawat sebesar air force one gan…..

sumber:http://news.okezone.com/read/2010/02/26/340/307299

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: